Pendataan UMKM sebagai Langkah Awal Pelatihan Strategis di Dusun Kentolan Kidul

10 Agustus 2025
KKN UPY
Dibaca 354 Kali

Pada Senin, 4 Agustus 2025, Kelompok 18 memulai langkah awal program kerja dengan melakukan survei dan pendataan terhadap beberapa UMKM di Dusun Kentolan Kidul. Kegiatan pendataan ini mencakup empat aspek utama, yaitu optimalisasi produk dengan output berupa pembuatan banner, buku menu, QRIS, dan penambahan lokasi usaha di Google Maps. Peningkatan sumber daya manusia melalui pemberian gambaran mengenai K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) serta penjelasan tentang cara memperoleh kualitas SDM yang sesuai kriteria. Optimalisasi keuangan dengan memberikan pemahaman tentang pencatatan keuangan bagi UMKM yang sedang berkembang serta pemasaran digital melalui penawaran pembuatan akun marketplace dan pembuatan konten media sosial untuk promosi.  Pendataan pertama kami lakukan di Toko Kelontong milik Ibu Mujiah yang kondisinya belum memiliki banner, fasilitas pembayaran digital, serta pencatatan arus kas yang tertata dengan baik. Setelah berdiskusi dengan pemilik, beliau berkenan dibuatkan banner dan ditambahkan lokasi usahanya di Google Maps. Sasaran berikutnya adalah penjual ubi madu yang menginginkan pembuatan banner. Target ketiga kelompok kami adalah Pecel Warung Sore, yang setelah penawaran, pemiliknya menyetujui pembuatan buku menu dan penambahan lokasi di Google Maps. Selanjutnya, Toko Plastik milik Ibu Yuli menginginkan pembuatan poster serta pembuatan akun e-commerce di Shopee. Kemudian, toko sayur dan buah milik Ibu Tini hanya menginginkan pembuatan banner. Terakhir, usaha gorengan dan ayam goreng milik Mas Indra yang berlokasi di area cukup strategis namun belum memiliki banner, sehingga kami menawarkan pembuatan banner yang langsung disetujui oleh beliau. Seperti yang tertera pada judul, optimalisasi produk secara garis besar bertujuan meningkatkan kualitas, daya tarik, dan nilai jual produk agar lebih kompetitif di pasar. Namun, keberhasilan upaya tersebut tidak terlepas dari dukungan aspek lain, yaitu pengelolaan sumber daya manusia, pengelolaan laporan keuangan, dan strategi pemasaran digital yang juga kami jelaskan sesuai dengan pemahaman kami.

Pada Senin, 4 Agustus 2025, Kelompok 18 memulai langkah awal program kerja dengan melakukan survei dan pendataan terhadap beberapa UMKM di Dusun Kentolan Kidul. Kegiatan pendataan ini mencakup empat aspek utama, yaitu optimalisasi produk dengan output berupa pembuatan banner, buku menu, QRIS, dan penambahan lokasi usaha di Google Maps. Peningkatan sumber daya manusia melalui pemberian gambaran mengenai K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) serta penjelasan tentang cara memperoleh kualitas SDM yang sesuai kriteria. Optimalisasi keuangan dengan memberikan pemahaman tentang pencatatan keuangan bagi UMKM yang sedang berkembang serta pemasaran digital melalui penawaran pembuatan akun marketplace dan pembuatan konten media sosial untuk promosi.

Pendataan pertama kami lakukan di Toko Kelontong milik Ibu Mujiah yang kondisinya belum memiliki banner, fasilitas pembayaran digital, serta pencatatan arus kas yang tertata dengan baik. Setelah berdiskusi dengan pemilik, beliau berkenan dibuatkan banner dan ditambahkan lokasi usahanya di Google Maps. Sasaran berikutnya adalah penjual ubi madu yang menginginkan pembuatan banner.

Target ketiga kelompok kami adalah Pecel Warung Sore, yang setelah penawaran, pemiliknya menyetujui pembuatan buku menu dan penambahan lokasi di Google Maps. Selanjutnya, Toko Plastik milik Ibu Yuli menginginkan pembuatan poster serta pembuatan akun e-commerce di Shopee. Kemudian, toko sayur dan buah milik Ibu Tini hanya menginginkan pembuatan banner. Terakhir, usaha gorengan dan ayam goreng milik Mas Indra yang berlokasi di area cukup strategis namun belum memiliki banner, sehingga kami menawarkan pembuatan banner yang langsung disetujui oleh beliau.

Seperti yang tertera pada judul, optimalisasi produk secara garis besar bertujuan meningkatkan kualitas, daya tarik, dan nilai jual produk agar lebih kompetitif di pasar. Namun, keberhasilan upaya tersebut tidak terlepas dari dukungan aspek lain, yaitu pengelolaan sumber daya manusia, pengelolaan laporan keuangan, dan strategi pemasaran digital yang juga kami jelaskan sesuai dengan pemahaman kami.