Pembuatan Lubang Biopori untuk Pengelolaan Air dan Sampah Organik Dusun Kentolan Kidul

02 September 2025
KKN UPY
Dibaca 350 Kali
Pembuatan Lubang Biopori untuk Pengelolaan Air dan Sampah Organik Dusun Kentolan Kidul

Kelompok 18 melaksanakan prograPerubahan iklim dan permasalahan lingkungan yang semakin kompleks menuntut solusi sederhana namun efektif untuk menjaga keseimbangan bumi. Salah satu langkah kecil dengan dampak besar adalah pembuatan lubang biopori, yang kini mulai digalakkan di Dusun Kentolan Kidul, Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Gerakan ini tidak hanya membantu mengelola air hujan agar meresap ke dalam tanah secara optimal, tetapi juga memaksimalkan penguraian sampah organik secara alami.

Dengan adanya biopori, warga Dusun Kentolan Kidul tidak hanya mengurangi risiko banjir dan kekeringan di lingkungan sekitar, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan sampah ramah lingkungan yang mendukung keberlanjutan bumi.m kerja pembuatan lubang biopori dengan tujuan meningkatkan resapan air di beberapa titik rawan banjir. Proses pembuatan lubang biopori berjalan lancar dan sesuai rencana, menjadi langkah nyata masyarakat dalam mengelola lingkungan secara alami. Kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian terhadap daerah rawan banjir yang tersebar di beberapa titik di Dusun Kentolan Kidul serta memberikan manfaat berupa pengelolaan air yang lebih baik dan lingkungan yang lebih seimbang melalui biopori.

Gerakan pembuatan lubang biopori ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dengan terus mengembangkan dan memperluas program ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem semakin meningkat, serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan di Dusun Kentolan Kidul. Melalui kolaborasi antara warga, pemerintah setempat, dan berbagai pihak terkait, upaya konservasi air dan pengelolaan sampah organik ini dapat menjadi model yang inspiratif dan dapat diterapkan di wilayah lainnya, sebagai wujud nyata kontribusi bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga bumi tetap lestari.

Â