Pelatihan Kreatif dan Ramah Lingkungan: Pembuatan Lilin dari Minyak Jelantah

Minyak jelantah yang dibuang sembarangan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan. Secara lingkungan, minyak jelantah dapat mencemari air dan tanah, menyumbat saluran pembuangan, serta mengganggu ekosistem jika masuk ke perairan. Selain itu, jika dikonsumsi kembali atau digunakan berulang kali dalam memasak, minyak jelantah mengandung senyawa berbahaya seperti radikal bebas dan senyawa karsinogenik yang dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif, termasuk kanker. Oleh karena itu, pengelolaan minyak jelantah secara bijak sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan.
.jpg)
Pada hari Senin, 11 Agustus 2025 kelompok 18 mengadakan pelatihan kreatif dan ramah lingkungan tentang pembuatan lilin dari minyak jelantah. Kegiatan ini bertujuan untuk Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, agar tidak mencemari lingkungan serta membekali masyarakat dengan keterampilan praktis dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk bermanfaat berupa lilin, sebagai bentuk pemanfaatan limbah secara kreatif.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai dampak minyak jelantah jika di buang sembarangan, lalu dilanjutkan dengan bagaimana memanfaatkan minyak jelantah dengan baik dan benar. Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan mempraktikkan pembuatan lilin dari minyak jelantah, yang disaksikan dan diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu Dusun Kentolan Kidul. Setelah mempraktikan langsung pembuatan lilin dari minyak jelantah kita memberikan souvenir sebagai kenang-kenangan berupa lilin yang sudah jadi dan siap digunakan.
Â
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin