Guwosari — Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Padukuhan Santan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan dengan Padukuhan Kadisoro, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden Republik Indonesia melalui semangat “Sengkuyung” bersama masyarakat dan didukung oleh Kodam IV/Diponegoro.
Sebagai bentuk dukungan nyata, bantuan logistik dari Kampung Siaga Bencana (KSB) Guwosari disalurkan untuk menunjang kebutuhan para pekerja di lokasi pembangunan. Bantuan tersebut berupa bahan makanan pokok seperti beras, minyak goreng, saus, kecap, kopi, serta makanan siap saji.
Penyerahan bantuan logistik dilaksanakan pada Senin, 6 April 2026. Bantuan tersebut diserahkan oleh Nur Hidayad, SE selaku Carik Kalurahan Guwosari kepada Dukuh Santan, Ketua LPMK, serta perwakilan warga yang terlibat sebagai pekerja dalam pembangunan jembatan.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Hidayad, SE menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan masyarakat terhadap kelancaran pembangunan infrastruktur di wilayah Guwosari dan sekitarnya. Ia berharap bantuan logistik tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para pekerja sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
Perwakilan warga yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Mereka menilai bahwa dukungan logistik sangat membantu menjaga semangat gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Garuda.
Jembatan Garuda diharapkan menjadi infrastruktur penting yang mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat hubungan sosial antara warga Padukuhan Santan dan Padukuhan Kadisoro.
Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat melalui program ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan dapat berjalan optimal dengan semangat kebersamaan dan gotong royong. -day
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin