Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) III Praktik Komunitas Kebidanan Universitas Alma Ata

04 Maret 2026
MISTIJAN
Dibaca 232 Kali
Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) III Praktik Komunitas Kebidanan Universitas Alma Ata

Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) III Praktik Komunitas Kebidanan Universitas Alma Ata di Watugedug dan Bungsing.

Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) III dalam rangka praktik komunitas kebidanan Universitas Alma Ata dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan KKN di dua wilayah, yaitu Padukuhan Watugedug dan Padukuhan Bungsing, Kalurahan Guwosari. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyampaikan hasil pengkajian kesehatan masyarakat yang telah dilakukan mahasiswa selama masa praktik.

Acara tersebut dihadiri oleh Bpk Nur Hidayad.SE selakiu Carik Guwosari mewakili Lurah Guwosari, dosen pembimbing praktik komunitas, bidan desa, serta dari Puskesmas Kapanewon Pajangan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menyampaikan sejumlah permasalahan kesehatan ibu dan anak yang ditemukan di Padukuhan Watugedug dan Padukuhan Bungsing. Beberapa di antaranya adalah masih adanya ibu hamil dengan risiko tinggi, kurangnya kesadaran pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta belum optimalnya pemantauan tumbuh kembang balita melalui kegiatan posyandu.

Selain itu, ditemukan pula kendala dalam pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita, serta partisipasi sebagian masyarakat yang masih perlu ditingkatkan dalam program kesehatan yang telah berjalan. Data hasil pengkajian ini menjadi dasar dalam merumuskan rencana intervensi yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan warga.

Dalam hal ini Lurah yang di wakili oleh Carik Guwosari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam membantu memetakan permasalahan kesehatan di wilayahnya. Ia berharap hasil MMD III ini dapat menjadi bahan evaluasi dan perencanaan bersama agar program kesehatan di Padukuhan Watugedug dan Bungsing semakin optimal.

Dosen pembimbing dan Kepala Puskesmas memberikan masukan terkait strategi penanganan, termasuk peningkatan edukasi kesehatan, penguatan peran kader, serta kolaborasi lintas sektor. Bidan desa juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi ibu hamil dan keluarga balita untuk mencegah risiko kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan MMD III ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara mahasiswa, pemerintah kalurahan, tenaga kesehatan, serta masyarakat Padukuhan Watugedug dan Padukuhan Bungsing dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Praktik komunitas ini tidak hanya menjadi pengalaman belajar bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.

Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) III Praktik Komunitas Kebidanan Universitas Alma Ata
Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) III Praktik Komunitas Kebidanan Universitas Alma Ata