Harum Kue Basah, Hangatnya Tradisi: Kisah di Balik Jajanan Pasar Kalakijo

21 Oktober 2025
KKN AMPTA KALAKIJO
Dibaca 314 Kali
Harum Kue Basah, Hangatnya Tradisi: Kisah di Balik Jajanan Pasar Kalakijo

KALAKIJO, GUWOSARI, BANTUL - Di tengah sejuknya suasana pagi Desa Wisata Kalakijo, aroma wangi bolu gulung, lumpia sayur dan olahan pisang menguar dari dapur milik ibu Sri. Dari tempat itulah, berbagai jajanan pasar khas desa lahir setiap harinya, mulai dari arem - arem, lumpia, talem, pastel, kue basah dan kering dll semuanya dibuat dengan tangan terampil dan penuh ketekunan.

Awalnya ibu Sri hanya membuat jajanan pasar untuk konsumsi keluarga dan acara hajatan warga sekitar. Namun, karena rasanya yang enak dan  tekstunya yang lembut, banyak tetangga mulai memesan untuk acara lain dan juga pernah dipasarkan di sosial media. Dari situlah, usahanya perlahan tumbuh menjadi salah satu UMKM kuliner di Desa Wisata Kalakijo.

Ciri khas jajanan pasar buatan ibu Sri terletak pada bahan alami dan cara pembuatannya yang masih manual dan tradisional. Usaha ibu Sri kini tidak hanya menjadi sumber ekonomi keluarga, tapi juga ikut memperkaya pengalaman wisata kuliner di Kalakijo. Melalui kegiatan seperti ini, jajanan pasar tidak hanya dilihat sebagai makanan, tapi juga bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dikenalkan ke generasi muda. 

Harum Kue Basah, Hangatnya Tradisi: Kisah di Balik Jajanan Pasar Kalakijo