Optimalkan Serapan Anggaran, Pemerintah Kalurahan Guwosari Gelar Monev Triwulan III Tahun 2025

10 Oktober 2025
BAMUSKAL GUwosari
Dibaca 221 Kali
Optimalkan Serapan Anggaran, Pemerintah Kalurahan Guwosari Gelar Monev Triwulan III Tahun 2025

Dalam rangka menjaga akuntabilitas dan transparansi tata kelola pemerintahan, Pemerintah Kalurahan Guwosari menyelenggarakan rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan dan Pembangunan Tahun Anggaran 2025 Semester III. Acara yang berlangsung di Aula Kalurahan Guwosari pada Rabu (10/10/2025) ini dihadiri oleh jajaran Pamong Kalurahan dan Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal).

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Bamuskal, Bapak H.Muhaimin, ST.H.I, MH. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Monev kali ini dilakukan secara lebih mendalam sesuai Juknis Kemendagri, dengan memisahkan instrumen monitoring dan evaluasi untuk menyusun laporan kinerja yang lebih akurat.

Capaian dan Tantangan Realisasi Anggaran

Carik Guwosari, Bapak Nur Hidayad, SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa realisasi anggaran hingga saat ini telah mencapai Rp6,6 Miliar. Meski demikian, masih terdapat defisit sekitar Rp700 juta yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Pendapatan Asli Desa (PAD).

Beberapa poin krusial yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain:

  • Perubahan BLT Dana Desa: Pada tahun 2026 mendatang, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa direncanakan berkurang dari 50 KPM menjadi 30 KPM. Hal ini dikarenakan banyaknya warga yang telah ter-cover jaminan sosial dari Kabupaten Bantul melalui program PPBMP.
  • Ketahanan Pangan: Anggaran sebesar Rp360 Juta telah dicairkan kepada BUMKAL dan saat ini tinggal menunggu tahap pelaksanaan teknis.
  • Progres PPBMP dan P2MK: Anggaran PPBMP baru cair pada Agustus 2025, namun kegiatan non-fisik sudah mulai terlaksana pada September. Secara keseluruhan, Bapak Umarwanto melaporkan pencapaian pelaksanaan kegiatan telah menyentuh angka 75%.

Komitmen Kualitas dan Transparansi

Dalam sesi diskusi, Bapak Sukatno menyoroti pentingnya kualitas hasil pekerjaan agar tetap sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Menanggapi hal tersebut, pihak Pemerintah Kalurahan menegaskan bahwa koordinasi dengan Tim TPK dan sosialisasi sebelum pelaksanaan kegiatan terus dilakukan secara rutin.

Meskipun terdapat beberapa kendala administratif, seperti realisasi PAD yang baru mencapai 15�n adanya pemangkasan anggaran di beberapa pos kegiatan, Pemerintah Kalurahan Guwosari optimis dapat menyelesaikan target indikator kinerja di akhir tahun.

Rapat diakhiri dengan diskusi borang antara Bamuskal dan Pemerintah Kalurahan untuk memastikan seluruh aset kantor dan program pembangunan tetap terpelihara dengan baik demi kemaslahatan warga Guwosari.

 

Optimalkan Serapan Anggaran, Pemerintah Kalurahan Guwosari Gelar Monev Triwulan III Tahun 2025