Mengabdi dengan Hati, Melangkah dengan Jejak Nyata: Penarikan Mahasiswa PLK UNY Mengabdi 2026

21 Mei 2026
Dwi Nur Afiani UNY
Dibaca 232 Kali
Mengabdi dengan Hati, Melangkah dengan Jejak Nyata: Penarikan Mahasiswa PLK UNY Mengabdi 2026

Setelah melewati masa pengabdian dengan program kerja inovatif, Tim Satyawarga, Pembelajaran Luar Kampus (PLK) UNY Mengabdi 2026 secara resmi ditarik kembali ke universitas. Acara penarikan yang berlangsung khidmat sekaligus penuh haru ini dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Mei 2026, bertempat di Dusun Bungsing, Kelurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting padukuhan setempat, seperti Siti Maryam (Dukuh Padukuhan Bungsing), Nur Hidayah (Perwakilan Bamuskal Kelurahan Guwosari), Dr. Ari Kusmiatun, M.Hum. (Dosen Pembimbing Lapangan / DPL), Ketua RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04 Dukuh Bungsing, serta jajaran tamu undangan dari perwakilan warga masyarakat Dusun Bungsing. 

Acara diawali dengan pembukaan yang hangat, disusul oleh serangkaian sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Zahra Dwi Adhinessa selaku Ketua PLK UNY Mengabdi Dusun Bungsing. Dalam penyampaiannya, Zahra mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas kebaikan, bimbingan, dan penerimaan warga Bungsing selama mahasiswa menjalankan program kerja mereka.

Sambutan kedua diberikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Ari Kusmiatun, M.Hum., yang secara simbolis menarik kembali para mahasiswa sekaligus mengapresiasi kolaborasi apik antara pihak akademisi dan masyarakat. Bak gayung bersambut, Siti Maryam selaku Dukuh Padukuhan Bungsing dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kontribusi nyata yang telah ditorehkan mahasiswa bagi kemajuan dusunnya.

Masuk ke acara inti, mahasiswa memaparkan laporan hasil program kerja yang telah sukses terlaksana selama masa pengabdian. Program-program yang menyentuh aspek kependidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat dinilai memberikan dampak positif bagi warga.

Suasana haru mulai menyelimuti lokasi acara saat panitia menayangkan video after movie. Video kilas balik tersebut merangkum perjalanan, tawa, peluh, dan kebersamaan mahasiswa bersama warga Dukuh Bungsing dari hari pertama hingga akhir masa mengabdi.

Sebelum acara berakhir, sesi penyampaian kesan dan pesan serta pembagian doorprize menjadi momen emosional bagi kedua belah pihak. Warga mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa telah membawa warna dan semangat baru di Dusun Bungsing, sementara mahasiswa mengaku mendapatkan pelajaran hidup berharga yang tidak didapatkan di bangku kuliah.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, dan jabat tangan hangat sebagai simbol bahwa meski secara fisik pengabdian telah berakhir, ikatan kekeluargaan antara UNY dan Dusun Bungsing akan tetap terjaga.