Sosialisasi Biopori sebagai Upaya Pemanfaatan Sampah Organik dalam Program Pembelajaran Luar Kampus
Sosialisasi pembuatan biopori merupakan salah satu program kerja dalam rangkaian kegiatan Pembelajaran Luar Kampus (PLK), UNY Mengabdi, Tim Satyawarga pada tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 11—12 April 2026 yang bertempat di RT 1, 2, dan 3. Pelaksanaan kegiatan dilakukan bersamaan dengan agenda arisan rutin warga setempat sehingga partisipasi masyarakat dapat berlangsung secara optimal dan menyeluruh.
Program sosialisasi ini diselenggarakan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, agar dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai guna. Permasalahan sampah rumah tangga yang semakin meningkat menjadi perhatian penting. Dikarenakan jika tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan pencemaran lingkungan serta mengurangi kualitas kebersihan pemukiman warga. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini masyarakat diperkenalkan dengan metode biopori sebagai salah satu solusi sederhana, murah, dan ramah lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, tim PLK Satyawarga UNY Mengabdi 2026 memberikan penjelasan mengenai pengertian, manfaat, serta cara kerja lubang resapan biopori. Biopori merupakan lubang resapan yang dibuat di dalam tanah untuk membantu penyerapan air sekaligus menjadi media penguraian sampah organik. Selain berfungsi mengurangi genangan air, biopori juga dapat menghasilkan kompos alami yang bermanfaat bagi tanaman.

Kegiatan sosialisasi dilengkapi dengan demonstrasi sederhana menggunakan botol plastik bekas air mineral yang telah dilubangi sebagai contoh bentuk biopori. Demonstrasi merupakan salah satu cara agar masyarakat antusias dengan kegiatan tersebut. Pemanfaatan botol bekas tersebut menunjukkan bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi media yang berguna bagi lingkungan dan bahan mudah ditemukan di sekitar.Â
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menerapkan pengelolaan sampah organik secara sederhana. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan melalui pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Pelaksanaan program kerja ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Tim PLK juga berharap pengetahuan yang telah disampaikan dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh warga dalam kehidupan sehari-hari.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin