Pemberdayaan Remaja dalam Persiapan Pernikahan dan Pembentukan Posyandu Remaja

21 Februari 2026
KKN UAA
Dibaca 371 Kali
Pemberdayaan Remaja dalam Persiapan Pernikahan dan Pembentukan Posyandu Remaja

Pada hari Jumat, 20 Februari 2026, pukul 20.30 WIB, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan Kesehatan Reproduksi, Bahaya Merokok, dan Pembentukan Posyandu Remaja sebagai bagian dari Praktik Kebidanan Komunitas mahasiswa D3 Kebidanan Semester VI Universitas Alma Ata. Kegiatan ini bertempat di Padukuhan Watugedug, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, tepatnya di rumah Ketua RT 2 Padukuhan Watugedug.

Kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tema “Kesehatan Reproduksi, Bahaya Merokok, dan Pembentukan Posyandu Remaja” telah dilaksanakan di Karang Taruna RT 1 dan RT 2 dengan penuh antusiasme. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Karang Taruna dari RT 3, RT 4, dan RT 5 sebagai bentuk dukungan dan kerja sama antarwilayah. Selain itu, Bapak Ketua RT 2 juga hadir memberikan motivasi serta dukungan terhadap kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan remaja di lingkungan masyarakat.

Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi tentang kesehatan reproduksi remaja. Penyuluhan ini membahas pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, memahami perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas, serta menghindari perilaku berisiko. Remaja diajak untuk lebih bijak dalam bergaul dan berani mencari informasi kesehatan yang benar dari sumber yang terpercaya.

Materi selanjutnya membahas bahaya merokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik. Dijelaskan bahwa merokok dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit paru-paru, jantung, hingga kanker. Selain merugikan diri sendiri, kebiasaan merokok juga membahayakan orang di sekitar sebagai perokok pasif. Para remaja diharapkan mampu menjadi pelopor hidup sehat dan berkomitmen untuk menjauhi rokok.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, dilakukan pembentukan Posyandu Remaja Karang Taruna RT 1 dan RT 2. Pada kesempatan tersebut juga telah dilakukan trial (uji coba) kegiatan posyandu remaja berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran LILA (Lingkar Lengan Atas), serta LP (Lingkar Perut). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau status gizi dan kondisi kesehatan remaja secara dini sehingga dapat dilakukan pencegahan apabila ditemukan risiko masalah kesehatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Posyandu Remaja dapat berjalan secara rutin dan berkelanjutan sebagai wadah edukasi, pemantauan, serta pembinaan kesehatan remaja. Dukungan dari Karang Taruna lintas RT dan tokoh masyarakat menjadi langkah awal yang positif dalam menciptakan generasi muda yang sehat, aktif, dan bertanggung jawab demi terwujudnya lingkungan yang peduli terhadap kesehatan remaja.