Implementasi Edukasi PHBS Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit secara Interprofesional Dalam Masyarakat

19 Februari 2026
KKN UAA
Dibaca 469 Kali
Implementasi Edukasi PHBS Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit secara Interprofesional Dalam Masyarakat

Pada hari Selasa, 17 Februari 2026, pukul 18.30 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bagian dari praktik kebidanan komunitas mahasiswa D3 Kebidanan Semester VI Universitas Alma Ata. Kegiatan ini bertempat di Padukuhan Watugedug, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, tepatnya di rumah Bapak Dukuh Padukuhan Watugedug.

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Puskesmas Pajangan sebagai bentuk pendekatan interprofesional dalam upaya promotif dan preventif di masyarakat. Dalam kegiatan ini, Ibu Maryani, ST selaku sanitarian Puskesmas Pajangan, turut berperan sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai teori PHBS serta konsep Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Beliau menjelaskan lima pilar STBM, pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga sanitasi lingkungan, serta keterkaitan antara PHBS dan STBM dalam mencegah penyakit berbasis lingkungan seperti diare, DBD, dan infeksi saluran pernapasan.

Penyuluhan PHBS ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan rumah tangga maupun masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pemberantasan jentik nyamuk, sanitasi air, dampak PHBS terhadap masyarakat khususnya ibu dan anak, cara pengelolaan makanan yang benar, keterkaitan ASI eksklusif dengan PHBS, serta penerapan kebiasaan merokok di luar rumah.

Kegiatan dilaksanakan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi serta komitmen untuk menerapkan PHBS di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu bidan, Ibu kader, Ibu/Bapak dukuh, Bapak RT, perwakilan karang taruna RT 1, 2, 3, 4, dan 5, serta tokoh masyarakat Padukuhan Watugedug, yang menunjukkan adanya dukungan dan keterlibatan aktif dari berbagai unsur masyarakat.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Padukuhan Watugedug dapat lebih memahami dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara konsisten. Dengan adanya kolaborasi interprofesional antara mahasiswa kebidanan dan tenaga kesehatan Puskesmas Pajangan, diharapkan upaya peningkatan derajat kesehatan dan pencegahan penyakit di lingkungan sekitar dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.