Realisasi Anggaran Kalurahan Guwosari Tahun 2025 Dan Meningkatnya Pendapatan Bumkal

13 Februari 2026
FRAN KURNIAWAN
Dibaca 177 Kali

Pemerintah Kalurahan Guwosari menyelenggarakan Musyawarah Kalurahan (Muskal) untuk membahas Realisasi APBKal Tahun Anggaran 2025 yang dilanjutkan dengan Muskal Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMKal Guwosari Maju Sejahtera pada Jumat (13/02/2026) di Aula Kalurahan Guwosari.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah kapanewon, Bamuskal, serta perangkat kalurahan dan unsur masyarakat. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun anggaran 2025.

Kegiatan musyawarah diawali dengan pembukaan dan pembacaan tata tertib musyawarah kalurahan sesuai peraturan yang berlaku. Dalam sambutan yang disampaikan, ditekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan kalurahan.

Realisasi APBKal Tahun 2025

Dalam forum musyawarah disampaikan laporan realisasi APBKal Tahun 2025 yang menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan kalurahan telah berjalan dengan baik.

Total pendapatan kalurahan tercatat sebesar Rp7,337 miliar dengan realisasi mencapai Rp7,372 miliar. Sementara itu total belanja sebesar Rp7,130 miliar dengan realisasi sebesar Rp6,805 miliar.

Dari pelaksanaan anggaran tersebut diperoleh surplus operasional sebesar Rp566 juta serta Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp359 juta.

Realisasi pelaksanaan anggaran mencapai sekitar 97 persen, yang menunjukkan tingkat penyerapan anggaran yang cukup baik. SiLPA tersebut direncanakan untuk mendukung kebutuhan awal tahun anggaran berikutnya serta mendukung pelaksanaan program prioritas kalurahan.

Laporan Pertanggungjawaban BUMKal

Setelah pembahasan realisasi APBKal selesai, musyawarah dilanjutkan dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban BUMKal Guwosari Maju Sejahtera Tahun 2025.

Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa BUMKal mencatat pendapatan sebesar Rp1,2 miliar dengan total pengeluaran sekitar Rp1,1 miliar, sehingga menghasilkan laba bersih sebesar Rp98 juta.

Dari hasil usaha tersebut, BUMKal memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp59 juta.

Beberapa unit usaha yang dijalankan memberikan kontribusi yang berbeda-beda terhadap pendapatan BUMKal. Selain itu, BUMKal juga melaksanakan program ketahanan pangan melalui usaha peternakan domba dengan nilai kegiatan sekitar Rp360 juta, yang juga didukung melalui program CSR berupa bantuan ternak, kandang, dan pakan.

Untuk tahun 2026, BUMKal menargetkan peningkatan kinerja usaha dengan target pendapatan sebesar Rp1,9 miliar dan laba sebesar Rp167 juta, serta kontribusi terhadap PAD kalurahan sebesar Rp100 juta