Kolaborasi PPKO IMM FISIPOL UMY, DISPAR Bantul, dan Masyarakat Kuatkan Pokdarwis Lewat SINERGI DESA

30 September 2025
PPK ORMAWA IMM FISIPOL UMY
Dibaca 310 Kali
Kolaborasi PPKO IMM FISIPOL UMY, DISPAR Bantul, dan Masyarakat Kuatkan Pokdarwis Lewat SINERGI DESA

Guwosari, Bantul – Upaya memperkuat peran masyarakat dalam mengelola potensi wisata Desa Guwosari kembali digencarkan. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan SINERGI DESA bertema “Desa Bersatu, Wisata Maju” pada Senin (15/9/2025) di Balai Desa Guwosari. Kegiatan yang digagas oleh Tim PPK Ormawa IMM Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tersebut menghadirkan Pak Karman, A.Md, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, sebagai narasumber utama.

Acara dibuka dengan sambutan dari Novita Ayu Wandasari, Perwakilan PPKO, yang menekankan pentingnya keterlibatan semua masyarakat dalam membangun desa wisata. “Sinergi Desa hadir untuk menyatukan langkah dan energi masyarakat dalam mengelola potensi wisata. Harapannya, forum ini mampu menjadi ruang bertukar pikiran dan melahirkan ide-ide baru untuk Guwosari,” ujarnya.

Sambutan kedua disampaikan oleh Muhammad Rendy Setiawan, Ketua Umum IMM Fisipol UMY. Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilainya mampu mempertemukan mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dalam satu forum. “Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga terjun langsung memberikan kontribusi bagi desa. Inilah bentuk nyata sinergi yang diharapkan,” katanya.

Menambahkan hal tersebut, perwakilan Pokdarwis Dewi Sari yakni Pak Subhan Nur Taufiq menyampaikan harapan agar forum ini benar-benar berbuah program nyata. “Kami di lapangan siap bersinergi. Semoga diskusi ini tidak berhenti di forum, tapi dilanjutkan dengan aksi yang bisa dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Pada sesi pertama, Pak Karman memaparkan materi tentang kelembagaan desa wisata dan strategi pengembangan atraksi lokal. Ia menekankan pentingnya peran Pokdarwis sebagai motor penggerak. “Pariwisata desa tidak bisa dilepaskan dari masyarakat. Pokdarwis harus menjadi lembaga yang kuat, karena merekalah ujung tombak dalam membangun desa wisata yang berkelanjutan,” jelasnya. Ia juga mencontohkan keberhasilan beberapa desa wisata di Bantul yang mampu berkembang lewat paket wisata terpadu berbasis budaya dan alam.

Memasuki sesi kedua, acara dilanjutkan dengan rembug sinergi. Forum ini membuka ruang diskusi antara Pokdarwis, pengelola desa wisata, pelaku UMKM, pemuda, dan masyarakat setempat. Diskusi berlangsung hangat, mulai dari pembahasan penyusunan paket wisata terpadu, peran pemuda dalam promosi digital, hingga tantangan kelembagaan Pokdarwis. Antusiasme peserta terlihat dari beragam masukan yang diberikan untuk memperkuat Guwosari sebagai destinasi wisata.

Pada penutupan acara, panitia membacakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) hasil forum. Ada tiga kesepakatan utama: pertama, musyawarah pembentukan Pokdarwis Dewi Sari agar lebih solid dan representatif; kedua, penyusunan katalog paket wisata terpadu dengan atraksi wisata lintas dusun dan ketiga, penyuluhan pemanfaatan website GO-EX sebagai media promosi digital Pokdarwis.

Dengan adanya Sinergi Desa, diharapkan pengelolaan wisata Guwosari semakin terarah, inklusif, dan profesional. Kolaborasi lintas elemen mulai dari masyarakat, pemuda, akademisi, hingga pemerintah, menjadi kunci agar desa wisata tidak hanya dikenal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Kolaborasi PPKO IMM FISIPOL UMY, DISPAR Bantul, dan Masyarakat Kuatkan Pokdarwis Lewat SINERGI DESA
Kolaborasi PPKO IMM FISIPOL UMY, DISPAR Bantul, dan Masyarakat Kuatkan Pokdarwis Lewat SINERGI DESA
Kolaborasi PPKO IMM FISIPOL UMY, DISPAR Bantul, dan Masyarakat Kuatkan Pokdarwis Lewat SINERGI DESA