BUMDes Guwosari Terima Kunjungan Studi Tiru Desa Jatilengger, Kabupaten Blitar, Jawa Timur
Guwosari, 13 Desember 2025 — Kalurahan Guwosari kembali menjadi tujuan kunjungan studi tiru dari luar daerah. Pada Sabtu, 13 Desember 2025, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Guwosari Maju Sejahtera menerima kunjungan dari Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya belajar bersama mengenai pengelolaan sampah, khususnya praktik dan inovasi yang telah diterapkan di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Gosari.
Rombongan tamu disambut langsung oleh Lurah Guwosari, Ulu-ulu Kalurahan Guwosari, serta Direktur BUMDes Guwosari Maju Sejahtera beserta seluruh tim pengelola BUMDes. Penyambutan berlangsung di kawasan TPS3R Gosari dengan suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen Kalurahan Guwosari untuk terbuka berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan lingkungan.
Kegiatan diawali dengan sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Bapak Masduki Rahmad, S.IP., selaku Lurah Guwosari. Dalam paparannya, Lurah Guwosari menyampaikan latar belakang pengelolaan sampah di Kalurahan Guwosari, mulai dari tantangan awal yang dihadapi, proses pembentukan dan penguatan kelembagaan, hingga peran strategis BUMDes Guwosari Maju Sejahtera dalam mengelola TPS3R Gosari.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pengelolaan sampah di TPS3R Gosari tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi desa. Melalui sistem pemilahan sampah dari sumber, pengolahan sampah organik dan anorganik, serta keterlibatan masyarakat secara aktif, TPS3R Gosari mampu menjadi salah satu unit usaha BUMDes yang berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi warga.
Rombongan dari Desa Jatilengger yang hadir terdiri dari Kepala Desa Jatilengger, pengurus BPD, perangkat desa, Pendamping Desa, serta pengurus BUMDes Jatilengger. Dalam sesi diskusi, para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait teknis pengelolaan sampah, manajemen operasional TPS3R, pembiayaan, hingga strategi meningkatkan partisipasi masyarakat. Diskusi berlangsung interaktif dan menjadi ruang bertukar pengalaman antar kedua desa.
Sebagai rangkaian kegiatan, setelah sesi materi dan diskusi selesai, seluruh peserta diajak untuk melakukan kunjungan lapangan. Dalam kegiatan ini, rombongan melihat secara langsung proses pengolahan sampah yang ada di TPS3R Gosari, mulai dari pemilahan sampah, proses pengolahan, hingga hasil akhir yang bernilai guna. Penjelasan teknis disampaikan langsung oleh tim pengelola TPS3R sehingga peserta mendapatkan gambaran nyata terkait praktik pengelolaan sampah di lapangan.
Melalui kunjungan studi tiru ini, diharapkan Desa Jatilengger dapat memperoleh referensi dan inspirasi dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing. Sementara bagi Kalurahan Guwosari, kegiatan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin