Merti Bumi Selarong Tampil Memukau, Kalurahan Guwosari Raih Penyaji Terbaik I Festival Upacara Adat

01 September 2026
Yudi Susanto
Dibaca 5 Kali
Merti Bumi Selarong Tampil Memukau, Kalurahan Guwosari Raih Penyaji Terbaik I Festival Upacara Adat

Merti Bumi Selarong Tampil Memukau, Kalurahan Guwosari Raih Penyaji Terbaik I Festival Upacara Adat Tahun 2026

Bantul – Kalurahan Guwosari kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan. Mewakili Kelompok 2 Tuti Barat yang terdiri dari tiga kalurahan, yakni Kalurahan Guwosari, Kalurahan Ngestiharjo, dan Kalurahan Argomulyo, Kalurahan Guwosari tampil dalam Festival Upacara Adat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul pada hari Sabtu, 29 Agustus 2026 kemaren.

Dalam festival tersebut, Kalurahan Guwosari mengusung Upacara Adat Merti Bumi Selarong, sebuah karya seni budaya yang mengangkat tradisi syukur masyarakat terhadap bumi dan hasil alam sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah serta kearifan lokal yang berkembang di kawasan Selarong.

Penampilan Merti Bumi Selarong berhasil memukau para penonton dan mendapatkan apresiasi luar biasa. Perpaduan antara unsur ritual, seni pertunjukan, dramatari, musik, gerak, serta visualisasi tradisi masyarakat dikemas secara kolosal sehingga mampu menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menarik secara artistik, tetapi juga sarat dengan pesan budaya.

Merti Bumi Selarong mengangkat semangat rasa syukur atas limpahan hasil bumi, keharmonisan kehidupan masyarakat dengan alam, serta penghormatan terhadap sejarah dan leluhur. Latar sejarah Selarong juga menjadi kekuatan tersendiri dalam pertunjukan, khususnya dalam menghadirkan spirit perjuangan dan keteladanan Pangeran Diponegoro yang memiliki keterkaitan erat dengan kawasan Goa Selarong.

Penampilan diawali dengan rangkaian yang menggambarkan kehidupan masyarakat dan hubungan manusia dengan alam. Suasana semakin semarak dengan hadirnya Kirab Gunungan Hasil Bumi sebagai simbol kemakmuran sekaligus ungkapan syukur masyarakat. Rangkaian tersebut kemudian berpadu dengan dramatari dan prosesi ritual Merti Bumi yang menggambarkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap bumi sebagai sumber kehidupan.

Puncak pertunjukan menjadi bagian yang paling mengesankan. Gerak tari, dramatari, musik, serta keterlibatan para pelaku seni berpadu secara harmonis dan membangun suasana pertunjukan yang kuat. Pesan tentang pentingnya menjaga tanah kelahiran, melestarikan warisan leluhur, serta membangun kehidupan yang selaras dengan alam tersampaikan dengan sangat baik kepada para penonton.

Alhamdulillah, kerja keras dan kekompakan seluruh tim membuahkan hasil yang membanggakan. Dari enam kalurahan yang tampil dalam festival, Kalurahan Guwosari berhasil meraih penghargaan sebagai Penyaji Terbaik I. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kekayaan budaya lokal, apabila dikelola dengan kreativitas, semangat kebersamaan, dan kesungguhan, mampu tampil sebagai karya seni pertunjukan yang berkualitas dan mendapatkan apresiasi.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kalurahan Guwosari, para pelaku seni dan budaya, Forum Desa Budaya Guwosari, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses persiapan hingga pelaksanaan festival. Kekompakan berbagai unsur menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan Merti Bumi Selarong sebagai sebuah pertunjukan budaya yang memukau, keren, dan tetap berpijak pada nilai-nilai tradisi.

Prestasi sebagai Penyaji Terbaik I bukan sekadar sebuah penghargaan, tetapi menjadi penyemangat bagi Kalurahan Guwosari untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mengenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Melalui Merti Bumi Selarong, Kalurahan Guwosari menunjukkan bahwa tradisi bukan sekadar warisan masa lalu. Tradisi dapat terus hidup, berkembang, dan dikemas secara kreatif menjadi karya seni yang relevan dengan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Selamat dan sukses untuk Kalurahan Guwosari!

Merti Bumi Selarong – Nguri-uri Kabudayan, Ngrumat Bumi, Ngluhurake Warisan Leluhur.

Penyaji Terbaik I Festival Upacara Adat Tahun 2026.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bersama dan bukti bahwa Guwosari mampu, Guwosari berkarya, dan Guwosari tetap teguh menjaga budaya.

Merti Bumi Selarong Tampil Memukau, Kalurahan Guwosari Raih Penyaji Terbaik I Festival Upacara Adat
Merti Bumi Selarong Tampil Memukau, Kalurahan Guwosari Raih Penyaji Terbaik I Festival Upacara Adat