Kirab Budaya Merti Bumi Selarong 2025, Ungkapan Syukur dan Cinta Budaya Warga Guwosari
Partisipasi Mahasiswa/i KKN AMPTA Kalakijo 2025 dalam Acara Kirab Budaya Merti Selarong pada 26 Oktober 2025
KALAKIJO, GUWOSARI, BANTUL - Kalurahan Guwosari kembali menggelar acara tahunan Kirab Budaya Merti Bumi Selarong 2025. Kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur Masyarakat atas limpahan berkah bumi serta peringatan 79 tahun berdirinya Kalurahan Guwosari. Selain itu, acara ini juga menjadi wujud semangat warga untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Mahasiswa/i KKN AMPTA Kalakijo 2025 turut memeriahkan acara kirab budaya dengan partisipasi aktif sebagai tim dokumentasi, bergodo, peserta karnaval serta pembawa kendi.
Acara Kirab Budaya ini akan diselenggarakan pada; Minggu, 26 Oktober 2025, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Rute kirab dimulai dari Kantor Kalurahan Guwosari dan berakhir di Goa Selarong, salah satu tempat bersejarah yang menjadi kebanggaan warga setempat.
Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat menyaksikan kemeriahan bregodo dan karnaval budaya yang menampilkan kekayaan tradisi dari berbagai padukuhan di Kalurahan Guwosari. Setiap peserta akan menampilkan busana tradisional yang beragam dan penuh makna, serta membawa gunungan hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas rezeki dan kesuburan tanah Guwosari.
Sebagai bagian dari kirab, berbagai unsur masyarakat akan turut berpartisipasi dalam dua kategori, yaitu peserta bregada dan peserta karnaval budaya, yang masing-masing menampilkan kekhasan dan kreativitas warga dari setiap padukuhan.
Peserta bregodo terdiri dari kelompok-kelompok yang menampilkan barisan prajurit tradisional dengan ciri khas dan atribut masing-masing. Adapun peserta bregada tahun ini meliputi ; Pamong Kalurahan Guwosari, Padukuhan Karangber, Padukuhan Kadisono, Padukuhan Kedung, Padukuhan Pringgading, Padukuhan Watugedug, Padukuhan Kentolan Lor, Padukuhan Santan, serta Padukuhan Kalakijo.
Selain bregodo, kemeriahan juga akan diisi oleh peserta karnaval yang menampilkan berbagai kreasi budaya, seni, dan hasil bumi khas masing-masing padukuhan. Peserta karnaval pada tahun ini terdiri dari ; Padukuhan Bungsing, Padukuhan Kentolan Kidul, Padukuhan Gandekan, Padukuhan Kembanggede, Padukuhan Kedung, Padukuhan Kalakijo, Padukuhan Iroyudan, Padukuhan Kembangputihan, Padukuhan Dukuh.
Melalui Kirab Budaya Merti Bumi Selarong ini, masyarakat diharapkan semakin menumbuhkan rasa kebersamaan, gotong royong, serta cinta terhadap budaya lokal. Kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, serta melestarikan nilai-nilai luhur warisan nenek moyang.
Kirab Budaya Merti Bumi Selarong 2025 bukan hanya sekadar acara budaya, tetapi juga perayaan rasa syukur, persaudaraan, dan semangat pelestarian budaya warga Guwosari yang terus hidup dari generasi ke generasi.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin