Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, ruang digital bak pisau bermata dua. Guna memberikan pemahaman yang bijak dalam bermedia sosial serta mengantisipasi penyebaran berita bohong (hoax) dan penipuan online, Tim Satyawarga Program Luar Kampus (PLK) UNY Mengabdi tahun 2026 sukses menggelar rangkaian kegiatan sosialisasi literasi digital di Padukuhan Bungsing. 

Uniknya, sosialisasi ini tidak mengumpulkan warga dalam sebuah forum formal yang kaku, melainkan dikemas secara hangat dengan "menjemput bola" melalui kegiatan rutin arisan ibu-ibu di masing-masing rukun tetangga (RT). Padukuhan Bungsing terdiri atas 4 RT. Rangkaian kegiatan ini berlangsung secara bertahap selama bulan April hingga Mei 2026. 

Tim PLK UNY Mengabdi menyadari bahwa ibu-ibu memegang peranan krusial sebagai benteng utama dalam keluarga, termasuk dalam mengelola dan mengawasi aktivitas pembelanjaan online. Oleh karena itu, forum arisan dipilih agar penyampaian materi terasa lebih santai, interaktif, dan tepat sasaran. 

Rangkaian kegiatan dilaksanakan pada:

  • Sabtu, 11 April 2026: Sosialisasi perdana dilaksanakan bersama ibu-ibu warga RT 01 dan RT 02. 
  • Minggu, 12 April 2026: Kegiatan berlanjut menyasar warga RT 03. 
  • Sabtu, 16 Mei 2026: Rangkaian sosialisasi ditutup dengan antusiasme tinggi bersama ibu-ibu warga RT 04. 

Dalam setiap pertemuannya, mahasiswa PLK UNY Mengabdi memaparkan materi yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, dengan fokus diskusi pada pentingnya prinsip "saring sebelum sharing" untuk mengedukasi warga agar selalu mengecek kebenaran informasi sebelum membagikannya ke grup WhatsApp keluarga demi menghindari berita hoax. Selain itu, para ibu juga diajak untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan online yang marak terjadi saat ini, seperti phishing, modus kurir paket, hingga jebakan klik tautan (link) tidak dikenal yang sering masuk melalui SMS atau pesan WhatsApp. 

"Kami sengaja masuk melalui kegiatan arisan agar suasananya lebih akrab. Ibu-ibu tidak sungkan untuk bercerita dan berkonsultasi mengenai masalah digital yang sering mereka hadapi sehari-hari, seperti cara membedakan berita asli dan palsu," ujar salah satu perwakilan mahasiswa PLK UNY. 

Inisiatif dari para mahasiswa ini disambut hangat oleh ibu-ibu Padukuhan Bungsing, sehingga suasana arisan yang biasanya hanya diisi dengan penarikan uang kini menjadi jauh lebih produktif lewat sesi tanya jawab interaktif, di mana banyak peserta aktif menceritakan pengalaman mereka yang hampir menjadi korban penipuan bermodus hadiah online. Melalui selesainya rangkaian kegiatan pada pertengahan Mei lalu, langkah kecil lewat forum arisan ini diharapkan dapat mencetak kaum ibu sebagai agen literasi digital di lingkungan keluarga masing-masing, sekaligus menciptakan masyarakat Padukuhan Bungsing yang cerdas, bijak, serta aman dalam bertransaksi maupun berkomunikasi di dunia maya.